Skip to main content

Mekanisme Perubahan Wujud

Benda-benda disekitar kita bisa saja mengalami perubahan wujud. Air misalnya, bisa menjadi uap ketika dipanaskan. Proses ini disebut dengan penguapan. Lalu es batu berubah menjadi air ketika dipanaskan. Hal ini disebut dengan pencairan.





Sebaliknya, ketika benda cair berubah menjadi padat, hal ini disebut pembekuan. Benda cair membeku karena mengalami penurunan suhu.

Ada juga yang disebut mengembun. Pengembunan terjadi ketika uap air menjadi dingin dan menempel pada benda tertentu.

Mengembun 
Pengembunan adalah perubahan benda gas menjadi cair. Salah satu contohnya adalah ketika kita menutup air panas yang masih mengeluarkan uap. Setelah bebrapa saat menutupnya, bisa dilihat titik-titik air yang menempel pada tutup tersebut.
Proses penyulingan pun menggunakan asas pengembunan ini.

Teknologi Peleburan
Proses pencairan benda padat mendorong orang menemukan teknologi peleburan. Mereka menggunakan panas untuk mencairkan logam. Cairan logam ini kemudian dicetak menjadi berbagai benda.

Besi misalnya dilebur dan dicetak menjadi alat-alat seperti cangkul, mata kapak atau sabit.

Baja juga dilebur dan dijadikan suku cadang kendraan, mesin-mesin berat, komponen jembatan, kerangka bangunan hingga rel kereta api.


Fakta menarik 

Alkohol hanya bisa membeku pada suhu -114 derajat Celcius. 
Itu sebabnya freezer lemari es dirumah tidak akan bisa membuatnya menjadi beku.
Freezer di rumah mungkin hanya mencapai -10 derajat Celcius saja.  
   

Comments

Popular posts from this blog

Penentuan Viskositas Cairan Dengan Alat Viskometer Oswald

Viskositas adalah ketidak leluasaan aliran cairan dan gas yang disebabkan oleh gesekan antara bagian cairan tersebut. Dan menyebabkan / disebut juga kekentalan. Viskometer adalah besarnya gaya persatuan luas ( dyne/cm ). Kecepatan yang diperlukan untuk mendapatkan beda sebesar 1cm/dt antara 2 lapisan sejajar yang berjarak 2cm. Berikut adalah contoh dari bentuk viskometer oswald Penentuan Viskositas Cairan Dengan Alat Viskometer Oswald I. TUJUAN PERCOBAAN Untuk menentukan viskositas berbagai cairan dengan Metode Oswald. Mengetahui hubungan antara viskositas dengan fluiditas waktu alir dari cairan atau berbagai larutan. Mengetahui hubungan antara koefisien viskositas, massa jenis, dan waktu antara suatu cairan tertentu dengan cairan pembandingnya. Mengetahui dan memahami prinsip kerja dari percobaan viskositas berbagai larutan dengan metode Ostwald. II. LANDASAN TEORI Viskositas dapat dinyatakan sebagai tahanan aliaran fluida yang...

Pengertian Dan Bahan Baku Pembuatan Pulp

Pengertian Pulp          Pulp adalah hasil pemisahan serat dari bahan baku berserat (kayu maupun non kayu) melalui berbagai proses pembuatannya (mekanis, semikimia, kimia). Pulp adalah bahan berupa serat berwarna putih yang diperoleh melalui proses penyisihan lignin dari biomassa ( delignifikasi). Pulp digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan kertas dan dapat juga dikonversi menjadi senyawa turunan selulosa termasuk selulosa asetat. Penyisihan lignin dari biomassa dapat dilakukan dengan berbagai proses yaitu mekani, semikimia dan kimia. 1.   Persiapan Bahan Baku Bahan baku yang digunakan dalam proses pembuatan pulp ada dua jenis : Bahan Baku Primer Untuk memperoleh serat ini diperoleh dari tumbuh-tumbuhan dengan jenis kayu (wood) dan bukan kayu (non wood).        Kayu (Wood) Kayu dapat dibedakan berdasarkan ukuran daun yang dimiliki yaitu kayu berdaun lebar dan...

Simbol Bahaya Pada Pelabelan Bahan-Bahan Kimia Berbahaya

  SIMBOL BAHAYA Di dalam laboratorium ataupun di tempat-tempat tertentu, suatu saat anda akan menemukan lambang-lambang / icon seperti : api, gas, radiasi dan sebagainya. Biasanya lambang tersebut ada di pintu sebelum masuk ruangan, atau di dinding dan pada botol atau tempat zat suatu bahan. Tahukah anda apa arti lambang-lambang tsb? Baca artikel berikut. Simbol bahaya digunakan untuk pelabelan bahan-bahan berbahaya menurut Peraturan tentang Bahan Berbahaya ( Ordinance on Hazardeous Substances ) Peraturan tentang Bahan Berbahaya ( Ordinance on Hazardeous Substances ) adalah suatu aturan untuk melindungi/menjaga bahan-bahan berbahaya dan terutama   terdiri dari bidang keselamatan kerja .  Arah Peraturan tentang Bahan Berbahaya ( Ordinance on Hazardeous Substances ) untuk klasifikasi, pengepakan dan pelabelan bahan kimia adalah valid untuk semua bidang, area dan aplikasi, dan tentu saja, juga untuk lingkungan, perlindungan   konsumer dan...