Skip to main content

Posts

Showing posts from 2014

Apa Yang Dimaksud Dengan Koagulasi Dan Flokulasi?

Apa itu koagulasi? Koagulasi didefinisikan sebagai proses destibilisasi muatan koloid padatan tersuspensi termasuk bakteri dan virus dengan suatu koagulan, sehingga akan terbentuk flok-flok halus yang dapat diendapkan. Proses pengikatan partikel koloid dengan cara pengadukan cepat (flash mixing), yang merupakan bagian integral dari proses koagulasi. Tujuan pengadukan cepat adalah untuk mempercepat atau menyeragamkan penyebaran zat kimia melalui air. Pengadukan cepat akan membuat partikel-partikel padat dalam air saling berbenturan dan bertemu sehingga terbentuk flok-flok yang halus. Koagulan yang umum dipakai adalah : aluminium sulfat (tawas), ferri sulfat, ferro sulfat dan PAC. Umumnya partikel-partikel tersuspensi atau koloid dalam air buangan melibatkan efek browmian. Permukaan partikel-partikel tersebut bermuatan listrik negatif. Partikel-partikel itu menarik ion-ion positif yang terdapat dalam air dan menolak ion-ion negatif. Ion-ion positif tersebut lalu me...

Sifat - Sifat Limbah Cair

Postingan ini adalah sambungan dari postingan Merencanakan proses pengolahan limbah cair . Dimana pada postingan ini akan menyampaikan tentang sifat-sifat limbah cair.  Seperti : sifat fisik, sifat kimia dan biologinya. Selamat Membaca. Sifat - sifat limbah cair adalah : kandungan bahan pencemar limbah sehingga digunakan untuk mengetahui tingkat pencemaran limbah cair. Sifat - sifat limbah cair dibedakan atas 3 sifat : yaitu : Sifat fisik, sifat kimia dan sifat biologi. 1. Sifat Fisik Limbah Yaitu :  Sifat dari kandungan bahan pencemar limbah yang dapat diamati langsung dari panca indra dan penentuan parameter pencemarannya dapat dilakukan secara proses fisik. Parameter pencemaran sifat fisik limbah cair antara lain adalah : a. Kandungan padatan Terdiri dari : - padatan sedimen - padatan suspensi b. Kekeruhan yaitu : sifat fisik limbah cair yang mengandung bahan pencemar yang menimbulkan kekeruhan. c. Warna, bau dan rasa yaitu...

Merencanakan Proses Pengolahan Limbah Cair

Mengenal Konsep Dasar Limbah Cair 1. Pengertian Limbah Cair : Sisa aktifitas kegiatan makhluk hidup berbentuk cairan yang tidak bermanfaat lagi dan jika  dibuang   ke lingkungan dapat merusak lingkungan. Agar limbah cair tidak merusak lingkungan maka sebelum dibuang ke lingkungan harus diproses terlebih dahulu dengan melakukan pengolahan limbah. Tujuan Pengolahan Limbah : : Menurunkan tingkat pencemaran limbah sampai dengan standar baku mutu lingkungan sehingga tidak lagi mencemari lingkungan. 2. Sumber - sumber limbah cair Kegiatan industri Kegiatan domestik ( rumah tangga, hotel, kantor, pasar dll ). Kegiatan peternakan, perikanan dan pertanian. Resapan air tanah 3. Jenis - jenis limbah cair Jenis - jenis limbah cair dibedakan dalam sifat dan karakternya. a. Berdasarkan kandungan Limbah organik                    ...

Prosedur Pengolahan Limbah Padat

Contoh dari proses pengolahan limbah padat adalah pembuatan kompos padat.  Postingan ini adalah sambungan dari Mengolah limbah padat Bahan yang digunakan : Limbah kotoran ternak ( 1 blek ) Limbah dedak halus ( 1 blek ) Limbah sekam padi  ( 1 blek ) Molases ( tetes tebu / gula aren ) ( 5 sendok ) Aktivator EM4 ( 5 sendok makan ) Air ( 10 liter ) Alat yang digunakan : Ember plastik besar Garu atau sendok pencampur bahan Karung goni Gayung Ayakan Prosedur kerja : Campurkan semua bahan limbah. Larutkan molases ke dalam air, aduk rata. Tambahkan EM4 campurkan dan aduk rata. Siramkan larutan tersebut ke dalam campuran limbah kemudian aduk hingga rata dengan kadar air sekitar 30 - 40 %. Ratakan campuran bahan dalam goni, setebal 15 - 20 cm diatas lantai ( goninya dalam keadaan rebah ). Setelah 6 sampai 7 hari, kompos sudah matang. Lakukan pemisahan dengan cara pengayakan. Lakukan identifikasi kompos. Keterangan : Untuk mengetahui kadar air ...

Mengolah Limbah Padat

Tahapan pengolahan secara umum : Pemisahan limbah ( berdasarkan jenis ). Pengecilan ukuran ( pencacahan / penggilingan. Pengolahan ( tergantung prosedur dai metoda yang dipilih ). Pemisahan hasil pengolahan ( untuk mendapatkan hasil ). Identifikasi hasil pengolahan. Faktor yang memperngaruhi proses pengomposan : Ukuran bahan   Semakin kecil ukuran bahan maka luas permukaan semakin besar sehingga proses penguraian semakin cepat. Kelembapan Kadar air sekitar 40 - 60%, karna mikroorganisme membutuhkan air sebagai tempat hidup. Temperatur Temperatur yang baik adalah pada suhu 55 - 75 ( 0 Celcius) dimana pada suhu ini mikroorganisme dapat tumbuh 3 kali lipat dan sehingga penurunan  C / N dapat berjalan lancar. pH pH yang baik adalah antara 6 - 8, jika terlalu asam mikroorganisme akan mati dan jika terlalu basa unsur N akan menjadi NH 3 . Prosedur yang digunakan Aktivator yang digunakan   Prosedur percobaan pengolahan limbah padat k...

Melaksanakan Proses Ekstraksi

I. TUJUAN Dapat melakukan proses ekstraksi sesuai dengan instruksi kerja yang diberikan. Mampu mengidentifikasi hasil ekstraksi yang didapat. Mengetahui perbedaan ekstraksi cair-cair dan padat cair. II. TEORI DASAR Karena bahan teori dasar banyak, jadi untuk teori dasar dipindahkan dan dapat dilihat pada link berikut Teori Dasar Ekstraksi III. ALAT DAN BAHAN EKSTRAKSI CAIR-CAIR EKSTRAKSI PADAT-CAIR ALAT ALAT Corong pemisah Labu didih Selang Standar dan klem Soklet Gelas piala Gelas piala Kondensor gundul Pisau Gelas ukur Standar dan klem Gelas ukur Tube Mantel pemanas BAHAN BAHAN Etanol Kemiri N – heksana Minyak sawit Minyak sawit Aquades Metanol IV. PROSEDUR KERJA Cair - Cair Ambil minyak sawit 25 ml dan di ekstrak dengan etanol 25ml dengan...

Pengertian, Sifat, Pembagian Dan Istilah Umum Ekstraksi

Ekstraksi adalah :   proses pemindahan atau pencucian suatu konstituen dalam suatu sampel ke suatu pelarut dengan cara mengaduk atau melarutkannya. Pengertian lain dari ekstraksi adalah : Pemisahan atau pengambilan zat cair dalam suatu bahan atau sampel. Proses ekstraksi dapat dibedakan 2 fase, dapat dilakukan 1 kali ekstraksi  dan beberapa kali ekstraksi  kontinyu. Dari segi teknik ekstraksi dapat dibagi menjadi 3 bagian : Ekstraksi cair-cair    (ekstraksi pelarut). Ekstraksi padat-cair (leaching). Ekstraksi Super kritis Ekstraksi pelarut adalah  solut dipindahkan dari pelarut yang satu ke pelarut yang lain yang tidak tercampur dengan cara mengocok berulang. Dilaboratorium kimia dilakukan dengan menggunakan corong pemisah. Setelah pengocokan dibiarkan memisah menjadi 2 lapisan. Salah satu lapisan diambil, sedangkan lapisan ke 2 dibuang atau di ekstraksi kembali dengan cara yang sama. Ekstraksi leaching adalah ekstrak...

Manfaat Menjadi Member Forum Dan Cara Daftar Forum Kimiatip

Hallo temen-temen,  Kali ini KIMIATIP menghadirkan Forum untuk temen-temen sekalian. Maksud dari admin membuat forum ini bertujuan untuk: Mengumpulkan temen-temen yang berminat terhadap kimia. Memudahkan temen-temen berinteraksi sesama kimialovers. Memudahkan temen-temen saling tanya jawab jika ada soal-soal dan info-info tertentu. Memudahkan pengetikan reaksi kimia. Postingan temen-temen akan dilihat seluruh member di forum ini, sehingga postingan temen-temen akan cepat direspon. Postingan temen-temen dapat diketik sepanjang-panjangnya. Postingan temen-temen dapat di tambahkan gambar/foto dan emoticon. dan lain-lain. Bagaimana cara daftarnya?? Buka link ini http://kimiatip.1107139.n5.nabble.com/ klick registrasi.  Isi data berupa username, email, password dan kode chapta, lalu klick register now. lalu akan muncul seperti ini. Buka Email anda dan lihat kotak masuk atau kotak spam.   Klick link  yang ditunjuk tanda panah pada ...