Skip to main content

Apa Itu Industri? Bagaimana Struktur Industri?

Banyak perusahaan-perusahaan yang menghasilkan berbagai macam barang dan jasa. Contohnya saja seperti sepatu, pakaian, sandang pangan maupun transportasi. Ini semua termasuk industri.

Lalu apakah anda tahu apa itu industri? dan bagaimana strukturnya?

Industri adalah : Kegiatan memproses atau mengolah barang dengan menggunakan peralatan.
http://kimiatip.blogspot.com/2014/02/apa-itu-industri-bagaimana-struktur.html

Menurut UURI No 5 Tahun 1994
Industri adalah : Kegiatan ekonomi yang mengolah bahan mentah, bahan baku, barang setengah jadi dan atau barang jadi menjadi barang dengan nilai yang lebih tinggi untuk penggunaannya, termasuk kegiatan rancang bangun dan perekayasaan industri.

Usaha Industri Pengolahan
adalah : usaha yang melakukan kegiatan mengubah barang (bahan mentah) menjadi barang jadi atau setengah jadi dari barang yang kurang nilainya menjadi barang yang lebih tinggi nilainya sehingga lebih dekat pada pemakaian akhir untuk tujuan komersil.

Tujuan suatu industri :
  • Meningkatkan nilai tambah
  • Memenuhi kebutuhan masyarakat
  • Meningkatkan atau memperluas pasar
Struktur Industri
Industri terstruktur dalam bentuk fungsi :
  • Produk 
 
http://kimiatip.blogspot.com/2014/02/apa-itu-industri-bagaimana-struktur.html
merupakan perwujudan yang sangat jelas dari kemampuan industri untuk menghasilkan barang atau jasa dalam memuaskan kebutuhan dari pelanggan.

Untuk itu perlu dicapai kesesuaian antara fungsi-fungsi bisnis seperti :
  1. Prestasi
  2. Estetika
  3. Kualitas
  4. Kuantitas
  5. Keterandalan harga jual
  6. Keterangan dalam biaya produk
  7. Waktu penyerahan
  • Pabrik
http://kimiatip.blogspot.com/2014/02/apa-itu-industri-bagaimana-struktur.html

Merupakan sejmlah aset tetap dari organisasi, harus sesuai dengan kebutuhan produk, pasar, operator dan organisasi dan harus tetap temikian selama kebutuhan konsumen dapat diramalkan.

Hal-hal yang harus diperhatikan :
  1. Kemungkinan permintaan yang akan datang
  2. Daya guna dan keterandalan peralatan 
  3. Desain dan tata tertib
  4. Pemeliharaan prestasi atau produktifitas
  5. Keamanan
  • Proses
Keputusan tentang pembuatan produk dilakukan dengan memadukan kebutuhan teknis dan organisasi dengan kemampuan orang-orang didalam organisasi.
(Kesesuaian antara aset peralatan dan organisasi dengan skill dari orang-orang dalam organisasi).

Untuk itu dalam menentukan suatu proses perlu memperhatikan faktor-faktor berikut :
  1. Kapasitas yang tersedia
  2. Tenaga ahli yang tersedia
  3. Tipe produk
  4. Tata letak pabrik dan peralatan pabrik
  5. Keselamatan kerja
  6. Kebutuhan pemeliharaan
  7. Biaya yang akan dicapai
  • Program
 http://kimiatip.blogspot.com/2014/02/apa-itu-industri-bagaimana-struktur.html 
 
Jadwal waktu menetapkan tanggal penyerahan barang atau jasa kepada pelanggan atau pengguna adalah ungkapan yang paling jelas dari kemampuan industri untuk menghasilkan barang atau jasa dalam memuaskan kebutuhan dari pelanggan atau pengguna.

Jadwal waktu penyerahan menghasilkan jadwal antara lain untuk :
  1. Pembelian atau pengadaan bahan dan sumber daya 
  2. Transformasi (kapan diproses)
  3. Pemeliharaan aset, bahan maupun hasil
  4. Kesiapan kas
  5. Kesiapan penyimpanan atau kemampuan pergudangan
  6. Jadwal atau kemampuan transformasi
  • Faktor Manusia
 http://kimiatip.blogspot.com/2014/02/apa-itu-industri-bagaimana-struktur.html 
 
Produk industri dari awal hingga akhir bergantung kepada faktor manusia, ini sangat bervariasi baik dalam kecerdasan, kecakapan atau skill maupun harapan-harapannya.

Oleh karena itu dalam faktor manusia perlu diperhatikan antara lain :
  1. Upah atau gaji
  2. Keamanan atau keselamatan kerja
  3. Syarat-syarat kerja
  4. Motivasi kerja
  5. Serikat buruh
  6. Pendidikan dan latihan yang sudah diadakan
 

 

Comments

Post a Comment

Terimakasih atas komentarnya

Popular posts from this blog

Penentuan Viskositas Cairan Dengan Alat Viskometer Oswald

Viskositas adalah ketidak leluasaan aliran cairan dan gas yang disebabkan oleh gesekan antara bagian cairan tersebut. Dan menyebabkan / disebut juga kekentalan. Viskometer adalah besarnya gaya persatuan luas ( dyne/cm ). Kecepatan yang diperlukan untuk mendapatkan beda sebesar 1cm/dt antara 2 lapisan sejajar yang berjarak 2cm. Berikut adalah contoh dari bentuk viskometer oswald Penentuan Viskositas Cairan Dengan Alat Viskometer Oswald I. TUJUAN PERCOBAAN Untuk menentukan viskositas berbagai cairan dengan Metode Oswald. Mengetahui hubungan antara viskositas dengan fluiditas waktu alir dari cairan atau berbagai larutan. Mengetahui hubungan antara koefisien viskositas, massa jenis, dan waktu antara suatu cairan tertentu dengan cairan pembandingnya. Mengetahui dan memahami prinsip kerja dari percobaan viskositas berbagai larutan dengan metode Ostwald. II. LANDASAN TEORI Viskositas dapat dinyatakan sebagai tahanan aliaran fluida yang...

Pengertian Dan Bahan Baku Pembuatan Pulp

Pengertian Pulp          Pulp adalah hasil pemisahan serat dari bahan baku berserat (kayu maupun non kayu) melalui berbagai proses pembuatannya (mekanis, semikimia, kimia). Pulp adalah bahan berupa serat berwarna putih yang diperoleh melalui proses penyisihan lignin dari biomassa ( delignifikasi). Pulp digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan kertas dan dapat juga dikonversi menjadi senyawa turunan selulosa termasuk selulosa asetat. Penyisihan lignin dari biomassa dapat dilakukan dengan berbagai proses yaitu mekani, semikimia dan kimia. 1.   Persiapan Bahan Baku Bahan baku yang digunakan dalam proses pembuatan pulp ada dua jenis : Bahan Baku Primer Untuk memperoleh serat ini diperoleh dari tumbuh-tumbuhan dengan jenis kayu (wood) dan bukan kayu (non wood).        Kayu (Wood) Kayu dapat dibedakan berdasarkan ukuran daun yang dimiliki yaitu kayu berdaun lebar dan...

Simbol Bahaya Pada Pelabelan Bahan-Bahan Kimia Berbahaya

  SIMBOL BAHAYA Di dalam laboratorium ataupun di tempat-tempat tertentu, suatu saat anda akan menemukan lambang-lambang / icon seperti : api, gas, radiasi dan sebagainya. Biasanya lambang tersebut ada di pintu sebelum masuk ruangan, atau di dinding dan pada botol atau tempat zat suatu bahan. Tahukah anda apa arti lambang-lambang tsb? Baca artikel berikut. Simbol bahaya digunakan untuk pelabelan bahan-bahan berbahaya menurut Peraturan tentang Bahan Berbahaya ( Ordinance on Hazardeous Substances ) Peraturan tentang Bahan Berbahaya ( Ordinance on Hazardeous Substances ) adalah suatu aturan untuk melindungi/menjaga bahan-bahan berbahaya dan terutama   terdiri dari bidang keselamatan kerja .  Arah Peraturan tentang Bahan Berbahaya ( Ordinance on Hazardeous Substances ) untuk klasifikasi, pengepakan dan pelabelan bahan kimia adalah valid untuk semua bidang, area dan aplikasi, dan tentu saja, juga untuk lingkungan, perlindungan   konsumer dan...