Skip to main content

Cara mengganti pompa yang sedang jalan dengan pompa yang stanby

 

Pompa dalam industri terkadang memakai 2 pompa yang dimana 1 pompa bekerja dan 1 lagi standby. 

Fungsi dipakai 2 pompa adalah untuk menjaga proses agar tetap berjalan saat pompa yang bekerja bermasalah maka kita dapat menggantinya dengan pompa yang standby. 

Atau pompa di ganti saat ada pekerjaan di salah satu pompa dan bisa juga untuk menjaga efesiensi pompa secara berkala diganti. 

Nah, bagaimana cara mengganti pompa tanpa mematikan pompa yang berjalan? 

Konsepnya adalah kita menjaga aliran flow keluaran dari pompa supaya stabil. 

- Pertama pastikan dahulu pompa yang akan di jalankan tidak dalam posisi lock power. 

- kedua pastikan sealing water ke mekanikal seal nya (jika ada) sudah lancar. 

- ketiga pastikan drain valve dan dischardge pompa sudah tertutup rapat. 

- Setelah di pastikan ke 3 hal diatas, buka suction pompa yang akan kita jalankan perlahan sampai terbuka penuh sambil di monitor Flow keluaran pompa jangan sampai turun. 

- jika sudah terbuka full, jika ada venting di dischardge pompa buka perlahan untuk membuang udara. 

- lalu star pompa yang akan di jalankan. 

- buka perlahan dischardge pompa tersebut perlahan sambil di monitor Flow keluaran pompa. 

- tambah bukaan pompa yang baru di jalankan, jika Flow berlebih, kurangi dischardge pompa yang akan kita stop. 

- tambah terus sampai bukaan dischardge pompa normal dan Flow normal. 

- kurangi dischardge pompa yang akan kita stop perlahan sampai buka 10%.

- jika sudah, dan Flow normal coba tutup dischardge dan jika masih normal langsung stop pompa tersebut. 

Namun jika Flow turun drastis dan tidak dapat di tambah dari pompa sebelahnya kembalikan lagi ke posisi semula. 


Mungkin itu beberapa tips dari admin, jika ada koreksi atau tambahan harap tuliskan di kolom komentar. 

Comments

Popular posts from this blog

Penentuan Viskositas Cairan Dengan Alat Viskometer Oswald

Viskositas adalah ketidak leluasaan aliran cairan dan gas yang disebabkan oleh gesekan antara bagian cairan tersebut. Dan menyebabkan / disebut juga kekentalan. Viskometer adalah besarnya gaya persatuan luas ( dyne/cm ). Kecepatan yang diperlukan untuk mendapatkan beda sebesar 1cm/dt antara 2 lapisan sejajar yang berjarak 2cm. Berikut adalah contoh dari bentuk viskometer oswald Penentuan Viskositas Cairan Dengan Alat Viskometer Oswald I. TUJUAN PERCOBAAN Untuk menentukan viskositas berbagai cairan dengan Metode Oswald. Mengetahui hubungan antara viskositas dengan fluiditas waktu alir dari cairan atau berbagai larutan. Mengetahui hubungan antara koefisien viskositas, massa jenis, dan waktu antara suatu cairan tertentu dengan cairan pembandingnya. Mengetahui dan memahami prinsip kerja dari percobaan viskositas berbagai larutan dengan metode Ostwald. II. LANDASAN TEORI Viskositas dapat dinyatakan sebagai tahanan aliaran fluida yang...

Pengertian Dan Bahan Baku Pembuatan Pulp

Pengertian Pulp          Pulp adalah hasil pemisahan serat dari bahan baku berserat (kayu maupun non kayu) melalui berbagai proses pembuatannya (mekanis, semikimia, kimia). Pulp adalah bahan berupa serat berwarna putih yang diperoleh melalui proses penyisihan lignin dari biomassa ( delignifikasi). Pulp digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan kertas dan dapat juga dikonversi menjadi senyawa turunan selulosa termasuk selulosa asetat. Penyisihan lignin dari biomassa dapat dilakukan dengan berbagai proses yaitu mekani, semikimia dan kimia. 1.   Persiapan Bahan Baku Bahan baku yang digunakan dalam proses pembuatan pulp ada dua jenis : Bahan Baku Primer Untuk memperoleh serat ini diperoleh dari tumbuh-tumbuhan dengan jenis kayu (wood) dan bukan kayu (non wood).        Kayu (Wood) Kayu dapat dibedakan berdasarkan ukuran daun yang dimiliki yaitu kayu berdaun lebar dan...

Simbol Bahaya Pada Pelabelan Bahan-Bahan Kimia Berbahaya

  SIMBOL BAHAYA Di dalam laboratorium ataupun di tempat-tempat tertentu, suatu saat anda akan menemukan lambang-lambang / icon seperti : api, gas, radiasi dan sebagainya. Biasanya lambang tersebut ada di pintu sebelum masuk ruangan, atau di dinding dan pada botol atau tempat zat suatu bahan. Tahukah anda apa arti lambang-lambang tsb? Baca artikel berikut. Simbol bahaya digunakan untuk pelabelan bahan-bahan berbahaya menurut Peraturan tentang Bahan Berbahaya ( Ordinance on Hazardeous Substances ) Peraturan tentang Bahan Berbahaya ( Ordinance on Hazardeous Substances ) adalah suatu aturan untuk melindungi/menjaga bahan-bahan berbahaya dan terutama   terdiri dari bidang keselamatan kerja .  Arah Peraturan tentang Bahan Berbahaya ( Ordinance on Hazardeous Substances ) untuk klasifikasi, pengepakan dan pelabelan bahan kimia adalah valid untuk semua bidang, area dan aplikasi, dan tentu saja, juga untuk lingkungan, perlindungan   konsumer dan...