Skip to main content

Larutan Elektrolit Dan Non Elektrolit

Berdasarkan sifat daya hantar listriknya, larutan dibagi menjadi dua yaitu larutan elektrolit dan larutan non elektrolit. Sifat elektrolit dan non elektrolit didasarkan pada keberadaan ion dalam larutan yang akan mengalirkan arus listrik. Jika dalam larutan terdapat ion, larutan tersebut bersifat elektrolit. Jika dalam larutan tersebut tidak terdapat ion larutan tersebut bersifat non elektrolit. 


 Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik. Larutan non elektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik. Hantaran listrik melalui larutan dapat dtunjukkan dengan alat uji elektrolit seperti pada Gambar 7. Jika larutan menghantarkan arus listrik, maka lampu dalam rangkaian tersebut akan menyala dan timbul gas atau endapan pada salah satu atau kedua elektroda.



 

Contoh lain adalah, bila NaCl dilarutan dalam air akan terurai menjadi ion positif dan ion negatif. Ion positif yang dihasilkan dinamakan kation dan ion negatif yang dihasilkan dinamakan anion. Larutan NaCl adalah contoh larutan elektrolit. Perhatikan reaksi berikut.

http://wesharescience.blogspot.com

Bila gula dilarutkan dalam air, molekul-molekul gula tersebut tidak terurai menjadi ion tetapi hanya berubah wujud dari padat menjadi larutan. Larutan gula adalah contoh dari larutan non elektrolit. Perhatikan reaksi berikut:


Dalam kehidupan sehari-hari kita banyak menemukan contoh larutan elektrolit maupun non elektrolit. Contoh larutan elektrolit: larutan garam dapur, larutan cuka makan, larutan asam sulfat, larutan tawas, air sungai, air laut. Contoh larutan non elektrolit adalah larutan gula, larutan urea, larutan alkohol, larutan glukosa.

Comments

Popular posts from this blog

Penentuan Viskositas Cairan Dengan Alat Viskometer Oswald

Viskositas adalah ketidak leluasaan aliran cairan dan gas yang disebabkan oleh gesekan antara bagian cairan tersebut. Dan menyebabkan / disebut juga kekentalan. Viskometer adalah besarnya gaya persatuan luas ( dyne/cm ). Kecepatan yang diperlukan untuk mendapatkan beda sebesar 1cm/dt antara 2 lapisan sejajar yang berjarak 2cm. Berikut adalah contoh dari bentuk viskometer oswald Penentuan Viskositas Cairan Dengan Alat Viskometer Oswald I. TUJUAN PERCOBAAN Untuk menentukan viskositas berbagai cairan dengan Metode Oswald. Mengetahui hubungan antara viskositas dengan fluiditas waktu alir dari cairan atau berbagai larutan. Mengetahui hubungan antara koefisien viskositas, massa jenis, dan waktu antara suatu cairan tertentu dengan cairan pembandingnya. Mengetahui dan memahami prinsip kerja dari percobaan viskositas berbagai larutan dengan metode Ostwald. II. LANDASAN TEORI Viskositas dapat dinyatakan sebagai tahanan aliaran fluida yang...

Pengertian Dan Bahan Baku Pembuatan Pulp

Pengertian Pulp          Pulp adalah hasil pemisahan serat dari bahan baku berserat (kayu maupun non kayu) melalui berbagai proses pembuatannya (mekanis, semikimia, kimia). Pulp adalah bahan berupa serat berwarna putih yang diperoleh melalui proses penyisihan lignin dari biomassa ( delignifikasi). Pulp digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan kertas dan dapat juga dikonversi menjadi senyawa turunan selulosa termasuk selulosa asetat. Penyisihan lignin dari biomassa dapat dilakukan dengan berbagai proses yaitu mekani, semikimia dan kimia. 1.   Persiapan Bahan Baku Bahan baku yang digunakan dalam proses pembuatan pulp ada dua jenis : Bahan Baku Primer Untuk memperoleh serat ini diperoleh dari tumbuh-tumbuhan dengan jenis kayu (wood) dan bukan kayu (non wood).        Kayu (Wood) Kayu dapat dibedakan berdasarkan ukuran daun yang dimiliki yaitu kayu berdaun lebar dan...

Simbol Bahaya Pada Pelabelan Bahan-Bahan Kimia Berbahaya

  SIMBOL BAHAYA Di dalam laboratorium ataupun di tempat-tempat tertentu, suatu saat anda akan menemukan lambang-lambang / icon seperti : api, gas, radiasi dan sebagainya. Biasanya lambang tersebut ada di pintu sebelum masuk ruangan, atau di dinding dan pada botol atau tempat zat suatu bahan. Tahukah anda apa arti lambang-lambang tsb? Baca artikel berikut. Simbol bahaya digunakan untuk pelabelan bahan-bahan berbahaya menurut Peraturan tentang Bahan Berbahaya ( Ordinance on Hazardeous Substances ) Peraturan tentang Bahan Berbahaya ( Ordinance on Hazardeous Substances ) adalah suatu aturan untuk melindungi/menjaga bahan-bahan berbahaya dan terutama   terdiri dari bidang keselamatan kerja .  Arah Peraturan tentang Bahan Berbahaya ( Ordinance on Hazardeous Substances ) untuk klasifikasi, pengepakan dan pelabelan bahan kimia adalah valid untuk semua bidang, area dan aplikasi, dan tentu saja, juga untuk lingkungan, perlindungan   konsumer dan...